Penyuntingan bertujuan untuk menyempurnakan atau untuk mengurangi kekeliruan-kekeliruan yang mungkin terjadi dalam suatu teks.
Kegiatan penyuntingan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.
- Penyiapan teks (ceramah) yang akan disunting.
- Penyediaan bahan-bahan pemandu penyuntingan, seperti pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) dan kamus. Selain itu, bahan-bahan tersebut harus disesuaikan dengan karangan yang akan disunting. Kalau itu berupa naskah ceramah, bahan pemandunya adalah buku tentang teknik penulisan ceramah.
- Mencermati bahan suntingan secara cermat, baik itu berkenaan dengan cara penyajian isi maupun bahasanya.
- Memperbaiki kesalahan yang terdapat dalam bahan suntingan secara benar dengan berpedoman pada sumber-sumber yang dapat dipercaya.
Penyuntingan dalam naskah pidato berkaitan dengan tiga hal, yaitu :
1. Bahasa
Penyuntingan bahasa mengandung beberapa aspek. Yaitu aspek EYD, tata bahasa (formal), diksi yang digunakan, tata bahasa, dan struktur kalimat.
2. Isi
Penyuntingan isi biasanya memperhatikan dua hal, seperti ; urutan penyajian (sesuai tidaknya dengan naskah pidato secara umum) dan kelengkapan isi. Naskah pidato perlu disunting pada bagian isi agar isi dalam pidato tidak bertele-tele.
3. Penalaran
Pidato perlu disunting pada bagian penalaran, agar maksud pidato dapat diterima jelas oleh pendengar.
Simak contoh teks pidato yang belum disunting berikut ini.
Hadirin yang berbahagia,
Marilah kita bersyukur keharidat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatnya kita bisa berkumpul pada pagiyang cerah ini. Kita harus beryukur karena masih bisa menghirup udara kemerdekaan dan masih bisa bersama-sama kita berkumpul untuk memperingati hari pendidikan nasional.
Dulu, masyarakat kita dijajah dan tidak diberikan hak pendidikan yang layak. Dengan adanya kemerdekaan, kita mendapatkan hak pendidikan yang layak melalui program wajib sekolah dan program pendidikan gratis dari pemerintah. Sekiranya pahlawan kita tidak berjuang, tentu kita tidak akan mendapatkan kemerdekaan tersebut.
Marilah kita maknai hari pendidikan nasional ini sebagai moment untuk meningkatkan pendidikan masyarakat di segala bidang.
Teks pidato di atas perlu diperbaiki. Kesalahan yang ada adalah penulisan keharidat seharusnya ke hadirat, rahmatnya seharusnya rahmat-Nya, pagiyang seharusnya pagi yang, hari pendidikan nasional seharusnya hari Pendidikan Nasional.
Dalam hal penulisan kalimat, teks pidato di atas memiliki kalimat yang tidak efektif.
Dalam hal kepaduan paragraf, pada paragraf 2 teks tersebut memiliki kalimat yang tidak padu.
Perhatikan teks pidato yang sudah disunting sebagai berikut.
Hadirin yang berbahagia,
Pada pagi yang cerah ini, marilah kita bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas segala rahmat-Nya, kita bisa berkumpul untuk memperingati hari Pendidikan Nasional.
Dulu, masyarakat kita dijajah dan tidak diberikan hak pendidikan yang layak. Dengan adanya kemerdekaan, kita mendapatkan hak pendidikan yang layak melalui program wajib sekolah dan program pendidikan gratis dari pemerintah.
Oleh sebab itu, marilah kita maknai hari Pendidikan Nasional ini sebagai moment untuk meningkatkan pendidikan masyarakat di segala bidang.
- Poin Penting
Menyunting naskah pidato berarti memperbaiki naskah pidato dalam segi kebahasaan dan isi.
Keterampilan menyunting naskah pidato membutuhkan pengetahuan tentang stuktur pidato, kalimat efektif, kepaduan paragraf, dan eyd. Selain itu, perlu juga kepekaan terhadap isu SARA dan hal sensitif lainnya.