TEKS EKSPOSISI
Kompetensi Dasar :
3.3 Mengidentifikasi (permasalahan, argumentasi, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi yang didengar dan atau dibaca.
MATERI:
Mengidentifikasi Tesis, Argumen, dan Rekomendasi dalam Teks Eksposisi
Teks Eksposisi merupakan teks yang berisi gagasan yang bertujuan agar orang lain memahami pendapat yang disampaikan.
Gagasan tersebut disampaikan oleh penulis atau pembicara menurut sudut pandang tertentu.
Untuk menguatkan gagasan yang disampaikan, penulis atau pembicara harus menyertakan alasan-alasan logis.
Dengan kata lain, ia bertanggung jawab untuk membuktikan, mengevaluasi, atau mengklarifikasi permasalahan tersebut.
Bentuk teks ini biasa digunakan dalam acara ceramah, perkuliahan, pidato, editorial, opini, dan sejenisnya.
Untuk menguatkan gagasan yang disampaikan, penulis atau pembicara menyertakan alasan-alasan logis.
b. Tesis/ Pendapat
Tesis adalah pernyataan / pendapat atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karangan.
c. Argumen
Argumen adalah alasan yang digunakan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.
d. Rekomendasi/penegasan ulang
Rekomendasi adalah saran bertujuan untuk menganjurkan sesuatu (membenarkan sebuah pernyataan atau menguatkan pendapat).
Oleh karena itu, tiga unsur yang teks eksposisi yang sangat penting di atas dapat juga disebut juga sebagai struktur teks eksposisi.
Struktur teks eksposisi ini, merupakan vagian yang tidak boleh ditinggalkan dalam sebuah teks eksposisi.
Sekarang coba Anda perhatikan contoh dari masing_masing unsur atau srruktur teks eksposisi itu(tesis, argumen, rekomendasi).
Berikut ini tiga contoh Struktur Teks Eksposisi, yaitu:
A. Yang pertama adalah tesis.
Tesis merupakan bagian dalam teks eksposisi yang berisi pengenalan masalah, isyu, serta sebuah pandangan penulis secara umum terkait tema atau topik yang sedang dibahas.
Untuk lebih jelasnya terkait tesis perhatikan contoh teks ekposisi berupa tesis :
Jika Pemerintah tidak segera dengan cepat bertindak dalam sepuluh tahun yang akan datang, hutan Sumatra akan menjadi musnah. Hilangnya hutan di Sumatra akan diikuti pula oleh musnahnya hutan di Kalimantan
2. Yang kedua Rangkaian Argumen
Dalam sebuah teks eksposisi terdapat pendapat ataupun argumen penulis yang berguna sebagai penjelasan dari tesis sebelumnya. Hal inilah yang disebut sebagai rangkaian argumen.
Biasanya rangkaian argumen berisi fakta-fakta yang digunakan untuk memperkuat argumen-argumen penulis.
Terletak pada paragraf kedua dan juga pada paragraf ketiga.
Pada paragraf ketiga disertai pula dengan adanya fakta-fakta yang mendukung tesis atau pendapat.
Pada paragraf kedua adalah murni berisi pendapat dari penulis mengenai tesis. Contoh dibawah ini :
Tidak hanya itu, jadi petani mungkin juga adalah alternatif kerja yang mulai di lirik karena menjadi petani dapat hidup makmur. Sayangnya hal itu belum juga terwujud serta oleh karena hidup petani masih tetap jauh dari makmur, jadi banyak generasi muda yang tidak menginginkan mempunyai harapan jadi petani ; jadi petani dipandang jadi kerja yang tidak bergengsi.
3. Yang ketiga Rekomendasi atau Penegasan Ulang
Struktur teks eksposisi yang terakhir adalah rekomendasi atau penegasan ulang. Struktur penegasan ulang yaitu berisi tentang perumusan kembali secara ringkas. Biasanya penegasan ulang ini terletak di bagian akhir yang disebut dengan penutup ataupun simpulan.
Letaknya pada paragraf terakhir, yang berfungsi untuk mengulang tesis namun tidak secara langsung.
Sebagai contoh teks ekposisi dalam bagian penegasan ulang yaitu pada kalimat:
Rupanya kedua masalah itu belum cukup. Kata “itu” menunjukkan masalah yang dibahas pada tesis.
Sekian!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar