Rabu, 29 Juli 2020

CARA PENYEBARAN COVID-19

CARA PENYEBARAN COVID-19


dikutip dari covid19.kemkes.go.id

Bagaimana manusia bisa terinfeksi COVID-19?

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.

Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

Apakah COVID-19 dapat ditularkan dari orang yang tidak bergejala?

Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan periode penularan atau masa inkubasi COVID-19. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

Apakah virus penyebab COVID-19 dapat ditularkan melalui udara?

Tidak. Hingga saat ini penelitian menyebutkan bahwa virus penyebab COVID-19 ditularkan melalui kontak dengan tetesan kecil (droplet) dari saluran pernapasan.

Bisakah manusia terinfeksi COVID-19 dari hewan?

COVID-19 disebabkan oleh salah satu jenis virus dari keluarga besar Coronavirus, yang umumnya ditemukan pada hewan. Sampai saat ini sumber hewan penular COVID-19 belum diketahui, para ahli terus menyelidiki berbagai kemungkinan jenis hewan penularnya.

Bisakah hewan peliharaan menyebarkan COVID-19?

Saat ini, belum ditemukan bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus COVID-19. Namun, akan jauh lebih baik untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Kebiasaan ini dapat melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah antara hewan peliharaan dan manusia.

MERINGKAS LAPORAN HASIL OBSERVASI (LHO)

Ringkasan adalah hasil dari meringkas. Hal yang tertuang dalam ringkasan tentu harus sesuai dengan isi teks yang diringkas. 

Sebuah ringkasan pada dasarnya merupakan gabungan dari pokok-pokok pikiran yang dirangkai menjadi satu. Pokok-pokok pikiran itu dapat diambil dari kalimat-kalimat utama di setiap paragraf. Jika kamu mengumpulkan kalimat utama itu menjadi satu paragraf, maka itulah yang disebut ringkasan. 

Ringkasan tersebut dapat mewakili keseluruhan is teks bacaan. Dengan membaca sebuah ringkasan, maka sama halnya kita telah membaca keseluruhan isi teks aslinya.

Ada beberapa langkah yang dapat di lakukan untuk membuat ringkasan, yaitu sebagai berikut.
1. Membaca teks yang akan diringkas dengan teliti.
2. Mencatat pokok-pokok gagasan yang menjadi inti teks.
3. Merangkaikan kembali dengan kalimat sendiri teks tersebut secara ringkas berdasarkan pokok-pokok gagasan yang telah dicatat.
4. Menyunting ringkasan, baik dari segi isi maupun bahasa.

Selasa, 28 Juli 2020

Tips dan Trik Chatting dengan Guru agar Mendapat Respon Positif

Anda Siswa? Ini Tips Melakukan Chatting dengan Guru Bahasa Indonesia-mu

Pernahkah kamu merasa jengkel saat kamu melakukan online chat (obrolan daring), tetapi tidak direspon oleh gurumu? Maksudnya, Pak Hamdani, lho! Gurumu ini mendiamkan saja, bahkan tidak kunjung membuka chatting darimu. Bahkan kamu menganggapnya sombong, cuek, atau menjengkelkan. Hehe… jangan salah sangka dulu, barangkali ia sedang melakukan pekerjaan lain sehingga belum sempat membuka chat darimu.

Sebelum kamu berpikiran yang bukan-bukan, sebaiknya kamu periksa dulu, tuh, tulisan yang kamu ketik pada HP-mu! Jika kesalahan itu ada pada dirimu, kamu tidak sepantasnya menyalahkan orang lain. Tentang mengapa orang yang kamu ajak berkomunikasi tidak menjawab chat darimu, itu masalah lain yang kita tidak tahu situasi dan kondisi sipenerima chatting saat itu. Apa ia sedang, sibuk, istirahat, atau androidnya tidak berada didekatnya. Kamu harus bersangka baik, husnuzon. Su’uzon atau bersangka buruk hanya akan membuat kita berdosa.  

Di mana-mana orang chatting itu sudah biasa menggunakan kata-kata yang disingkat, gaul, atau dengan lambang-lambang. Tapi lihat orangnya dulu, Bang. Jika dengan teman sebaya, itu tentu tidak menjadi masalah. Atau orang itu sudah sangat kita kenal dengan akrab. Untuk urusan dengan guru Bahasa Indonesia, kamu tentu akan mendapat penilaian darinya. Apa lagi jika bukan soal berbahasa yang baik dan benar. Kamu pasti akan terlihat banyak melakukan kesalahan jika setiap kali kamu melakukan chatting dengannya, kamu mengabaikan dan menabrak aturan eyd, huruf kapital, pemilihan kata (diksi), atau konten kalimat yang tepat.

Ini bukan masalah sok Indonesia banget. Ini soal kamu ke depan mau memiliki sebuah kemampuan berbahasa yang baik tentunya. Bagaimana kamu mampu berbahasa yang baik dan benar, jika hal-hal yang kamu anggap kecil seperti chatting ini tidak kamu awali menulisnya dengan benar. Ini akan menjadi kebiasaan dan terbawa-bawa hingga ke mana-mana. Menulismu jadi amburadul. Menulis cerita amburadul, menulis surat amburadul, menulis jawaban singkat saja juga amburadul. Lalu, apa yang mau dinilai darimu?

Banyak orang lupa, menulis itu adalah sebuah keterampilan. Dari terampil menulis, banyak orang menjadi sukses. Ia bisa jadi penulis ternama yang menghasilkan ratusan ribu bahkan ratusan juta rupiah tanpa harus bekerja keras yang mengandalkan otot dan tulang empat kerat (kaki dan tangan). Bekerja tak perlu berpanas-panas hanya untuk mendapatkan penghasilan kecil. Atau bekerja di bawah tekanan, seperti kerja yang diperintah atau diawasi. Hal ini lebih menjengkelkan dan menyakitkan tentunya.

Lalu, kapan kita akan memulainya jika bukan dari yang kecil-kecil? Oleh karena itu jangan ceroboh. Periksa tulisan/ chat berulang-ulang sebelum dikirimkan. Ditimbang dan dirasa-rasakan dengan hati. Apakah isinya sudah tepat, tidak menyinggung? Apakah tulisannya sudah benar tidak membuat orang bingung? Apakah pemilihan katanya sudah baik? Karena setiap kata itu mempunyai nilai rasa. Ada yang berkonotasi positif dan negatif. Jika ada kata-kata yang lebih halus maknanya, kenapa tidak digunakan? Itulah yang menunjukkan seseorang akan  dipandang cermat, teliti, atau tidak. Lalu, secara tidak langsung ia akan mendapat penilaian positif dari banyak orang.

Nah, dari sekarang mulailah memperbaiki banyak kekurangan yang ada pada dirimu! Lakukan semua dengan perlahan. Memang, mengubah kebiasaan itu tidak mudah. Tapi setidaknya, jika kamu telah memulai dan mencobanya, kamu pasti akan bisa melewatinya dengan baik. 

Semoga berhasil!

(Hamdani : #Tips dan trik).

Kamis, 23 Juli 2020

WORKSHOP 
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DARING 
DAN PEMBUATAN JADWAL BLOK 
SMK NEGERI 1 KARIMUN

(Karimun,  21 -23 Juli 2020)





Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Semangat pagi saya ucapkan kepada seluruh siswa kelas XII ITL 2

Apa kabar siswaku semuanya? Saat ini, kita masih berada dalam masa pandemic. Di mana setiap orang harus melakukan social distancing, fysical distancing, atau saling menjaga jarak antara satu dengan lainnya.


Oh, ya. Perkenalkan saya Hamdani. Saat ini saya ditugaskan untuk menjadi wali kelas Anda semua di kelas XII ITL 2. Sebelum ini, Anda dibimbing oleh Pak Zulfikar, guru produktif yang baik hati. Tapi sekarang beliau menjabat sebagai Kepala Program - Teknik Instalasi Tenaga Listrik TP.  2020/ 2021. Semoga beliau dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.  Begitu juga saya berharap, Anda bisa menerima saya untuk bersama mengantarkan Anda lulus dengan baik dan tanpa hambatan di sekolah SMK NEGERI 1 KARIMUN yang kita cintai ini. 

Wabah Corona belum berakhir. Virus Covid-19, makhluk centil dan nakal, masih mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa kita. Hmm.., kita tak perlu memusuhinya melainkan menjauhinya saja. Ia juga makhluk Tuhan yang punya kehidupan sendiri. Sebagai mana kita juga diberi kehidupan oleh-Nya. Oleh karena itu, saya hanya bisa ikut menyarankan agar Anda semua tetap siaga dan berhati-hati. Karena kita tidak tahu, jika musibah itu akan menimpa diri kita atau siapa saja orang-orang terkasih yang berada didekat kita.





Sejak pagi, yang dimulai pada hari Selasa (21/7), kami guru-guru di SMK Negeri 1 Karimun sedang melakukan WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DARING DAN PEMBUATAN JADWAL BLOK SMK NEGERI 1 KARIMUN. Pengajaran sistem daring, menggunakan Google Classroom dan Google meet. Kegiatan ini akan berakhir pada hari Jum'at pukul 16.00 WIB. 

Tampaknya, kita masih harus tetap belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Anda dan berikutnya ada delapan jurusan yang seangkatan dengan Anda,  yaitu jurusan Teknik Komputer Jaringan,  Teknik Pengelasan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik,  Teknik Kendaraan Ringan,  Teknik Sepeda Motor,  Teknik Bangunan, Teknik Desain dan Rancang Bangun Kapal, serta Teknik Audio Video, yang sekarang seharusnya sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), terpaksa harus mengalami permasalahan yang tampaknya jauh lebih tidak menguntungkan. Yaitu, Anda terpaksa tidak dapat melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan di DU/ DI yang sudah terkoordinasi sebelumnya. Sebagai gantinya, Anda akan dibimbing oleh Bapak dan Ibu Guru Mapel Produktif di workshop atau bengkel masing-masing jurusan.

Sedih sekali, tetapi keselamatan jiwa kita dan orang-orang yang kita sayangi berada di sekitar kita, jauh lebih penting untuk kita pikirkan. Dan kita semua berdoa, semoga badai Corona ini cepat berakhir. Supaya kita bisa segera berkumpul bersama, dalam melakukan berbagai aktivitas menuntut ilmu serta pekerjaan lainnya. Aamiin, ya,  Rabbal 'alamiin. 


Siswa kelas XII Teknik ITL 2 yang kami banggakan

Setelah masa PKL Tahun Pelajaran 2019/ 2020 berakhir di pengujung bulan September nanti, selanjutnya Anda akan kembali ke sekolah (back to school)  untuk mendapatkan materi pembelajaran di semester terakhir. Saat itu, kita juga belum tahu apakah sudah bisa kembali belajar bertatap muka seperti dulu lagi. Oleh karena itu, sementara ini solusi yang dapat kita lakukan adalah dengan melaksanakan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ). Di mana kita akan menggunakan aplikasi pembelajaran melalui internet, seperti grup whatsapp, google classroom, google meet, zoom,  atau webex. 




Pilihan termudah dan efektif yang dapat kita lakukan saat ini adalah dengan menggunakan aplikasi google classroom dan google meet. Lalu,  bagaimana Anda bisa bergabung dengan kelas Anda?

Agar Anda bisa bergabung dan terhubung melalui pembelajaran jarak jauh di internet, ikutilah langkah-langkah sebagai berikut :
Sebelum memulai, unduh terlebih dahulu aplikasi Classroom di perangkat android Anda.
1. Unduh aplikasi classroom  melalui android Anda Masing-masing. 



     2. Jika telah berhasil mengunduh, lanjutkan membuka aplikasi classroom.



      3. Klik MULAI untuk mendaftar. 


4. Daftarkan akun Gmail Anda dengan benar. 


5. Masukkan kode kelas yang telah diberikan oleh guru mata pelajaran. 




  6. Selanjutnya klik Gabung untuk bergabung dengan kelas. 


Namun Anda juga dapat meminta bantuan guru Anda untuk mendaftar.  Anda perlu berkoordinasi terlebih dahulu, lalu kirimkan nama akun Gmail pribadi Anda. 

Saya mengharapkan, Anda segera mendaftarkan diri setelah ini, agar kita dapat melalkukan persiapan lebih awal untuk menghadapi pembelajaran ke depan. 

Salam sukses! 


Selasa, 21 Juli 2020

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Teks Laporan Hasil Observasi
Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMK Negeri 1 Karimun TP-2020/ 2021

Teks laporan adalah teks yang berisi penjabaran umum/melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan (observasi). Teks laporan (report) ini juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Jenis teks ini mendeskripsikan atau menggambarkan bentuk, ciri, atau sifat umum (general) seperti benda, hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, atau peristiwa yang terjadi di alam semesta kita. Teks hasil observasi bersifat faktual atau berdasarkan fakta yang ada.

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi
Teks Laporan hasil observasi adalah berita atau informasi yang dibuat berdasarkan pengamatan. Menurut Kosasih (2014:43) menyatakan bahwa teks laporan hasil observasi mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh dari hasil pengamatan, bukan hasil imajinasi. Hal ini menegaskan bahwa yang diungkapkan dalam laporan hasil observasi adalah sesuatu yang terjadi.
Sifat Teks laporan Hasil Observasi
  • Bersifat Informatif
  • Bersifat Komunikatif
  • Bersifat Objektif
Fungsi Teks laporan Hasil Observasi
Fungsi yang dimaksud adalah untuk memberitahukan atau menjelaskan suatu kegiatan yang dilakukan. Hasil observasi terhadap suatu objek juga dapat berfungsi untuk memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait suatu informasi. Selanjutnya, informasi tersebut dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Contohnya adalah teks laporan hasil observasi kerusakan lingkungan. Selain itu, banyak teks laporan hasil observasi yang dapat dijadikan bahan informasi untuk berbagai kepentingan. Teks laporan hasil observasi secara umum juga berfungsi sebagai alat pendokumentasian suatu objek atau suatu kegiatan.

Tujuan Teks laporan Hasil Observasi
Tujuannya adalah melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif berupa hasil pengamatan untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis.
Struktur Teks laporan Hasil Observasi
Setiap teks pasti memiliki struktur dan unsur pembangun. Demikian pula dengan teks laporan hasil observasi. Teks laporan hasil observasi disusun dengan struktur
  • Pernyataan umum atau klasifikasi
Pernyataan umum berisi pembuka atau pengantar hal yang akan disampaikan.
  • Deskripsi Bagian
Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut. Penjelasan detail mengenai objek atau bagian-bagiannya terdapat pada deskripsi bagian.
  • Deskripsi Manfaat/
Deskripsi manfaat menunjukkan bahwa setiap objek yang diamati memiliki manfaat atau fungsi dalam kehidupan.
Kaidah Kebahasaan Teks laporan Hasil Observasi
1.                        Menggunakan : Kata Benda (Nomina)
seperti hiu paus, Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih
  • Verba dan frase verbal untuk menjelaskan ciri (Hiu paus memiliki mulut besar yang lebarnya bisa sampai 1,4 meter).
  • Verba aktif dalam menjelaskan perilaku, misalnya Ikan ini makan dengan menyaring air laut menyerupai kebanyakan jenis paus.
  • Istilah misalnya filter feeder (penyaring makanan), plankton, soliter
  • Paragraf dengan topic sentences (kalimat utama) untuk menyusun sebuah informasi (setiap aspek yang dilaporkan diperinci dalam beberapa paragraf / deduktif-induktif)
2.                      Kata benda atau nomina
Kata benda atau nomina adalah kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret maupun abstrak).Kata benda berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan keterangan.
Ciri-ciri kata benda :
  • Dapat diingkari dengan kata bukan.
Contoh : bukan gula, bukan rumah, bukan mimpi, bukan pengetahuan.
  • Dapat diikuti dengan gabungan kata yang + KS (kata sifat) atau yang sangat + KS
Contoh : buku yang mahal, pengetahuan yang sangat penting, orang yang baik.
3.                      Frasa verbal
Frasa kerja atau frasa verba adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata kerja atau verba.Contoh: Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil baru.
4.                      Frasa nomina
Frasa benda atau frasa nomina adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat frasa benda yaitu kata benda.
Contoh:
Dita menerima hadiah ulang tahun.
5.                      Berbagai istilah atau kata yang umum
Digunakan pada satu bidang tertentu misalnya garpu tala dan destilasi.
6.                      Kalimat yang hanya menggunakan satu verba atau disebut kalimat simpleks
Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu verba utama yang menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Kalimat simpleks yang sesungguhnya sama dengan kalimat tunggal (hanya mengandung satu struktur: S-P-O-Ket-Pel). Unsur yang diletakan di dalam kurung belum tentu ada dalam kalimat. Pada contoh berikut ini yang dimaksud verba utama adalah membaca. Verba tinggal pada unsur subjek dianggap bukan verba utama. Kalimat tersebut mempunyai satu struktur, yaitu S-P-Ket tempat. Contoh kalimat simpeks:
1.   Tumbuh-tumbuhan tidak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
2.  Tumbuh-tumbuhan tidak dapat menghasilkan makanan sendiri.
3.  Namun, tidak semua tumbuh-tumbuhan mempunyai bunga.
  
7.                       Kalimat yang menggunakan dua verba atau lebih yang disebut dengan kalimat kompleks
Kalimat kompleks adalah ;kalimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi,  peristiwa, atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu verba utama dalam lebih dari satu struktur. Struktur yang satu dan struktur yang lain biasanya dihubungkan oleh konjungsi, tetapi sering pula hubungan itu hanya ditunjukkan oleh tanda koma atau titik koma, bahkan tidak ditunjukkan oleh tanda baca apa pun. Kalimat kompleks dibagi menjadi dua jenis, yaitu kelimat kompleks parataktik dan kalimat kompleks hipotaktik. Contoh kalimat:
  • Benda di dunia dapat dikelompokan atas persamaan dan perbedaanya.
  • Semua benda didunia ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu benda hidup dan benda mati.
  • Yang pertama sering disebut makhluk hidup dan yang kedua disebut makhluk mati.
8.                     Kata penghubung atau konjungsi
Kata penghubung ialah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf.
Contoh : dan, atau, tetapi, sesudah, jika, agar, supaya, dengan, bahwa, karena, ketika, maka, sedangkan, hingga, meski, lalu, sambil, serta, apabila, lagi pula, andaikata, sebab, sebelum, selama, sehingga,seandainya, sekiranya, melainkan, semenjak,andaikan, bagaikan, asalkan, jangankan, walaupun, meskipun, kendatipun, lagi, hanya, sekalipun, melainkan, sampai-sampai, tatkala, kecuali, seraya, sambil.
9.                      Persamaan kata atau sinonim
Sinonim adalah pertalian dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama. Suatu kata bersinonim dengan kata lainnya apabila dalam kalimat yang sama, kata-kata tersebut dapat saling menggantikan. Atau kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi)
Contoh:
  • ciri      = tanda
  • benar = betul
  • agar    = supaya
  • rajin    = giat
  • hemat = irit
10.             Lawan kata atau antonim
Antonim adalah kata-kata yang memiliki pertalian makna bertentangan secara penuh atau secara sebagian dalam berbagai urutan kata.
Contoh:
  • siang > < malam
  • pulang > < pergi
  • kaya ><miskin
  • panjang> < pendek
  • hidup > < mati
Ciri Ciri Teks laporan Hasil Observasi
1.   Isi teks bersifat objektif dan tidak memihak.
2.  Harus ditulis berdasarkan fakta yang terjadi pada saat pengamatan dilakukan.
3.  Isi teks tidak mengandung hal-hal yang bersifat penyimpangan, dugaan-dugaan yang tidak tepat, atau juga pemihakan terhadap sesuatu.
4.  Teks observasi disajikan dalam bentuk yang menarik, tata bahasa yang baik, susunan teksnya logis, dan isi dari teks berbobot dan berkualitas.
5.  Isi teks harus ditulis secara lengkap dan sempurna.

Langkah-langkah penyusunan teks laporan hasil observasi



Untuk membuat teks laporan hasil observasi agar lebih mudah, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1
Melakukan observasi objek penelitian yang akan dijadikan judul laporan

2
Menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan

3
Menusun kalimat pembuka

4
Menusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan.

5
Menulis kalimat penutup.


Untuk menyusun teks laporan hasil observasi setiadaknya anda harus melihatkan  5 W + 1 H dengan uraian sebagai berikut:

1
What (apa)

2
Who (siapa)

3
When (kapan)

4
Where (di mana)

5
Why (mengapa)

6
How (Bagaimana)


Untuk membuat teks hasil observasi yang menarik maka syarat-syarat di bawah ini harus terpenuhi:

1
Objek yang akan diamati harus menarik.

2
Objektif.

3
Disusun secara sistematis.

4
Dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

5
Menggunakan bahasa yang efektif dan logis.

Contoh Teks laporan Hasil Observasi dan Strukturnya
Wayang


Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kambing. Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar.
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan.
Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen. Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai fgur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastic berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya.Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

Contoh analisis struktur teks diatas adalah sebagai berikut :
Bagian Struktur
Isi
Analisis
Pernyataan
umum atau
klasifikasi
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Pernyataan
Umum atau
umum
Deskripsi
Bagian
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwaPurwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama  cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. Cerita yang biasanya digunakan adalah Ramayana dan Mahabharata. Wayang purwa terdiri atas beberapa gaya atau gagrak seperti, gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Ngayogyakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainya. Selain wayang purwa jenis wayang kulit yang lain yaitu: wayang madya wayang gedog wayang dupara, wayang wahyu, wayang suluh, wayang kancil, wayang calonarang, wayang krucil; wayang ajen; wayang sasak, wayang sadat, wayang parwa wayang arja, wayang gambuh, wayang cupak dan wayang
beber yang saat ini masih berkembang di Pacitan.
Deskripsi
tentang salah
satu jenis
wayang
Deskripsi
Bagian
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian.
Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
Deskripsi
tentang salah
satu jenis
wayang
Deskripsi
Bagian
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Wayang ini disebut juga sebagai wayang thengul. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut pertama kali dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat
dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Deskripsi
tentang salah
satu jenis
wayang
Deskripsi
Bagian
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Disebut wayang suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa:
suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.
Deskripsi
tentang salah
satu jenis
wayang
Deskripsi
Bagian
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Akan tetapi, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna warni penuh. Wayang motekar ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 – 2001). Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Deskripsi
tentang salah
satu jenis
wayang
Deskripsi
Manfaat
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran-ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat dari pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya. Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

DAFTAR PUSTAKA
Buku Bahasa Idonesia kurikulum 2013 kelas X