Rabu, 23 September 2020

MEMYAMPAIKAN IDE MELALUI ANEKDOT

Pengertian Teks Anekdot

Anekdot adalah suatu cerita singkat yang lucu serta juga menghibur yang mungkin merupakan salah saltu pengalaman dari seseorang.

Teks anekdot merupakan sebuah karangan cerita atau kisah yang bisa jadi berdasarkan  pengalaman hidup seseorang yang ditulis secara singkat, pendek dan lucu tentang berbagai topik seperti pendidkan, politik, hukum, sindiran, kritikan, dan sebagainya. 

Dalam teks anekdot itu sendiri, perlu diketahui bahwa teks anekdot tidak hanya berisikan kisah-kisah cerita lucu semata melainkan terdapat juga amanat, pesan moral, serta ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

Teks anekdot adalah suatu cerita singkat yang memiliki unsur lucu, akan tetapi memiliki kandungan dengan maksud untuk melakukan kritikan. 

Biasanya kritikan dalam teks anekdot semisal pada layanan publik di bidang hukum, politik, lingkungan dan sosial.


Ciri-Ciri Teks Anekdot

Setelah kita mengetahui pengertian dari teks anekdot, teks anekdot juga memiliki ciri-ciri yang dapat berguna sebagai pembeda dari teks-teks lainya. 

Ciri-ciri tersebut dapat kalian lihat sebagai berikut:

A.  Teks anekdot bersifat humor atau lelucon, artinya teks anekdot berisikan kisah-kisah lucu atau bualan. 

B.  Bersifat menggelitik, artinya teks anekdot akan membuat pembacanya merasa terhibur dengan kelucuan yang ada dalam teks. 

C.  Bersifat menyindir. Bisa jadi mengenai orang penting. 

D.  Memiliki tujuan tertentu. 

E.  Kisah cerita yang disajikan hampir menyerupai dongeng.

F.  Menceritakan tentang karakter hewan dan manusia sering terhubung secara umum dan realistis. 

G.  Hampir menyerupai dengan dongeng. 

Contoh anekdot :

Hari ini bu guru tengah membagikan hasil UAS matematika, hasil UAS ini dibawa pulang untuk dimintakan tanda tangan orang tua. Setelah ditandatangai orang tua, barulah kertas UAS dikembalikan kepada bu guru. Gunanya agar orang tua mengetahui nilai UAS anaknya.

Keesokan harinya, bu guru menagih kertas hasil UAS yang harus dimintakan tanda tangan orang tua. Satu per satu murid menyerahkan kertas itu, bu guru mengecek satu persatu tanda tangan orang tua. Lalu bu guru memanggil Abdi kedepan dan menanyakan tanda tangan orang tua pada kertas hasil UAS nya.

Bu guru: "Abdi... apakah kamu sudah meminta tanda tangan orang tuamu?"

Abdi: "Sudah bu, saya minta tanda tangannya lebih dari satu bu."

Bu guru: "Tapi, kertas UAS mu tidak ada tanda tangan orangtua mu.."

Abdi: "Iya bu.. soalnya tanda tangan orang tua saya bukan ditaruh di kertas hasil UAS."

Bu guru: "Lalu, kamu tandatangani nya dimana?"

Sambil membuka lengan bajunya dan menunjukkan tanda biru bekas cubitan.

Abdi: "Ini bu, tanda tangan orang tua saya, pas ayah saya lihat hasil UAS saya, ayah saya langsung memberikan tandatangan nya disini, Bu." (menunjuk ke arah bekas cubitan dar ayahnya) 😄

Tidak ada komentar:

Posting Komentar